USDCHF Terseret Oleh Membaiknya Krisis Credit Suisse

USDCHF Terseret Oleh Membaiknya Krisis Credit Suisse

Diperbarui • 2023-03-17

USDCHF berusaha keras untuk rebound di sesi Eropa, setelah mengawali perdagangan akhir pekan ini dengan penurunan dari level 0,9300. Dolar AS yang melemah terhadap sebagian mata uang mayoritas menghapus kenaikan di sesi sebelumnya dan menuju ke level terendah Kamis di 0,9230. Meningkatnya Risk Appetite mendorong Dolar AS melemah di tengah yield obligasi Treasury AS yang masih lemah.

Swiss National Bank (SNB) bertindak cepat dan memberikan dukungan untuk Credit Suisse setelah mendapati tekanan. SNB menunjukkan kesediaannya untuk memberikan pinjaman tertutup kepada Credit Suisse untuk keluar dari jebakan likuiditas. Credit Suisse mengatakan akan meminjam hingga 50 miliar Franc Swiss ($53,7 miliar) dari Bank Nasional Swiss.

Sementara itu, upaya kumulatif untuk menghidupkan kembali First National Bank oleh pemain pasar utama seperti JPMorgan, Citibank, Bank of America, dan banyak lainnya mulai terlihat, yang menyediakan kumpulan likuiditas dengan total sekitar $30 miliar. Pertanyaan pentingnya masih belum terjawab, karena pasar tidak mengetahui berapa banyak likuiditas yang belum diungkapkan.

Reaksi Pasar

Franc Swiss kembali menguat menyusul membaiknya kasus Credit Suisse setelah langkah tegas Swiss National Bank (SNB) cukup berhasil meredam kekhawatiran likuiditas Credit Suisse. Namun, ketidakpastian pasar membayang karena pertanyaan terkait nominal likuiditas masih belum terselesaikan.

Tren

USDCHF turun ke level ke 0,9240 di tengah melemahnya dolar AS dan yield obligasi Treasury AS yang juga masih menunjukkan penurunan.

Rencana Perdagangan

SELL USDCHF dapat dipertimbangkan pada level 0,9235 dengan target profit pada level 0,9230/0,9225

BUY USDCHF dapat dipertimbangkan pada level 0,9265 dengan target profit pada level 0,9275/0,9280

USDCHF 17032023.jpg

Menyerupai

AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion
AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion

Dolar Australia menguat tipis di awal perdagangan akhir pekan ini, namun masih dalam tren penurunan. Pasar diperkirakan sepi karena memperingati Jumat Agung. Dolar AS menguat karena data ekonomi AS menunjukkan ekspansi,

Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi
Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi

Pasar saham Asia memiliki sentimen sideways dengan bias bearish pada perdagangan Kamis (28/03/2024), karena adanya sentimen ketidakpastian menjelang data indeks harga PCE AS..penjualan ritel Australia dirilis lebih kecil dari perkiraannya.

Berita terbaru

Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?
Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?

XAUUSD naik ke rekor tertinggi baru pada perdagangan Senin (01/04/2024), di tengah meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga..melanjutkan kenaikan kuat minggu lalu hingga membentuk level puncak baru sepanjang masa

Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152
Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152

Pasar saham Asia sebagian masih libur dan sebagian lagi menguat pada perdagangan Senin (01/04/2024), karena optimisme data pabrikan Tiongkok mendukung..potensi intervensi otoritas Jepang terhadap yen Jepang diperkirakan berada di zona 152 – 155 yen. 

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera