USDCAD Iringi Harga Minyak Yang Lesu, PDB Kanada Dan Inflasi AS Menjadi Fokus

USDCAD Iringi Harga Minyak Yang Lesu, PDB Kanada Dan Inflasi AS Menjadi Fokus

Diperbarui • 2023-03-31

USDCAD perlahan rebound dan memangkas penurunan mingguan di sekitar level terendah lebih dari sebulan. Pasangan Loonie dipengaruhi oleh harga minyak dan dolar AS yang tidak aktif di tengah kehati-hatian pasar menjelang data inflasi utama dari AS, serta data Produk Domestik Bruto (PDB) Bulanan Kanada bulan Januari.

Minyak mentah WTI naik tipis di sekitar level 74,30, memperbarui level tertinggi 13 hari di sesi kemarin. Data PMI resmi China yang positif di bulan Maret, melengkapi pembicaraan tentang tidak ada perubahan kebijakan produksi Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan aliansi yang dipimpin oleh Rusia, untuk mendukung kenaikan harga minyak.

Di sisi lain, indeks dolar AS bergerak tidak stabil di sekitar area 102,25, setelah memperbarui level terendah mingguan pada level 102,05 di sesi kemarin. Indeks dolar AS menjadi gambarkan kecemasan menjelang rilis data indeks harga inti PCE AS. Retorika hawkish pejabat Fed dan ekspektasi inflasi AS yang kuat tampaknya telah memicu koreksi USDCAD.

Reaksi Pasar

USDCAD mempertahankan koreksi terbaru menjelang rilis data inflasi utama AS, serta PDB Kanada. Redupnya ekspektasi sikap hawkish Fed saat ini, data AS yang beragam memungkinkan pasangan Loonie mengalami penurunan.

Tren

USDCAD mengurangi penurunan intraday-nya di sekitar level terendah lima minggu menyusul para pelaku pasar menyambut kembalinya sentimen atas aset berisiko, data PMI China yang positif.

Rencana Perdagangan

BUY USDCAD dapat dipertimbangkan pada level 1,3570 dengan target profit pada level 1,3590/1,3605

SELL USDCAD dapat dipertimbangkan pada level 1,3550 dengan target profit pada level 1,3540/1,3530

USDCAD 31032023.jpg

Menyerupai

AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion
AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion

Dolar Australia menguat tipis di awal perdagangan akhir pekan ini, namun masih dalam tren penurunan. Pasar diperkirakan sepi karena memperingati Jumat Agung. Dolar AS menguat karena data ekonomi AS menunjukkan ekspansi,

Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi
Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi

Pasar saham Asia memiliki sentimen sideways dengan bias bearish pada perdagangan Kamis (28/03/2024), karena adanya sentimen ketidakpastian menjelang data indeks harga PCE AS..penjualan ritel Australia dirilis lebih kecil dari perkiraannya.

Berita terbaru

Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?
Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?

XAUUSD naik ke rekor tertinggi baru pada perdagangan Senin (01/04/2024), di tengah meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga..melanjutkan kenaikan kuat minggu lalu hingga membentuk level puncak baru sepanjang masa

Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152
Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152

Pasar saham Asia sebagian masih libur dan sebagian lagi menguat pada perdagangan Senin (01/04/2024), karena optimisme data pabrikan Tiongkok mendukung..potensi intervensi otoritas Jepang terhadap yen Jepang diperkirakan berada di zona 152 – 155 yen. 

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera